Menikmati Mahakarya Abadi di Museum Affandi

Museum Affandi merupakan salah satu destinasi wisata yang wajib Anda kunjungi di Yogyakarta. Jika Anda sudah cukup terhibur dengan wisata alam atau wisata religi di daerah Wonosari yang penuh pesona pantai pasir putih, air terjun cantik, hingga goa-goa bersejarah, maka marilah kita kembali ke daerah kota dan coba menikmati pemandangan berbeda. Meski sehari-hari terkenal sibuk, Yogyakarta masih menyisakan destinasi wisata yang tak jauh dari daerah kota, salah satunya adalah Museum Affandi.

Landskap Museum Affandi dari Jalan Raya - Sumber: mapio.net

Landskap Museum Affandi dari Jalan Raya – Sumber: mapio.net

Affandi dikenal sebagai seorang pelukis gaya ekspresionis dan romantisme yang unik. Setidaknya, dua ribu lukisan telah diselesaikannya dan dikenal sebagai Mahakarya sang Maestro. Karya-karyanya ini perna dipamerkan hampir di seluruh belahan dunia, termasuk benua Asia, Eropa, Australia, dan Amerika.

Affandi dikenal sebagai peraih Doktor Honoris Causa dari University of Singapore ketika mengerjakan lukisannya yang terkenal khas yaitu dengan cara menumpahkan langsung cat dari tube ke kanvas dan dia pola dengan jarinya.

Ada Apa di Museum Affandi?

Museum ini tepat terletak di barat Sungai Gajah Wong. Anda yang datang bisa menikmati pemandangan luar bangunan museum yang menampilkan jejak hidup Sang Maestro Lukis. Bukan hanya hasil karyanya yang ditampilkan di sini, beberapa lukisan karya pelukis lain hingga kendaraannya yang digunakannya dulu juga terdapat di area museum ini.

Kompleks museum ini sendiri terbagi menjadi 3 galeri, dengan Galeri 1 sebagai ticket box dan permulaan tur. Di sini Anda bisa melihat sejumlah lukisan Affandi mulai dari awal karir hingga akhir hidup.

Area Galeri II - Sumber: indonesia-tourism.com

Area Galeri II – Sumber: indonesia-tourism.com

Beralih ke Galeri II, Anda akan disuguhkan koleksi barang berharga milik sang pelukis hebat semasa hidup, termasuk Colt Gallan tahun 1976 berwarna kuning hijau dan sepeda onthel kuno. Lukisan dari para pelukis lain baik itu pelukis pemula maupun pelukis senior juga ditampilkan di galeri ini.

Galeri II terdiri dari dua lantai dengan lantai pertama merupakan area lukisan abstrak dan lantai dua merupakan area lukisan realis.

Lanjut ke Galeri III yang merupakan bangunan berbentuk garis melengkung dan beratapkan replika daun pisang raksasa, tempat ini bisa dikatakan multifungsi karena bisa sebagai ruang pameran maupu lokasi Sanggar Gajah Wong. Sanggar inilah yang digunakan untuk mengasah bakat lukis anak-anak.

Turun menuju lantai bawah, kita akan melihat lokasi ini sebagai area menyimpan koleksi lukisan.

Jangan buru-buru pulang setelah Anda menyelesaikan perjalanan ke tiga galeri di Museum Affandi ini. Sempatkan diri untuk singgah ke rumah abadi Maestro yang wafat pada tanggal 23 Mei 1990 ini. Letaknya diapit oleh Galeri I dan II.

Di samping rumah abadi Affandi, Anda juga bisa melihat rumah abadi milik sang istri. Halaman area ini dihiasi dengan rimbunan pohon mawar yang mempercantik area peristirahatan Sang Maestro dengan kekasih jiwanya.

Kontak dan Jam Buka

Salah Satu Area Museum Affandi - Sumber: ceritaeka.com

Salah Satu Area Museum Affandi – Sumber: ceritaeka.com

Untuk bisa menikmati karya-karya yang tersisa, datanglah ke Museum Affandi yang beralamat di Jalan Laksda Adisutjipto 167, Sleman, Yogyakarta. Cukup dengan membayar Rp 10.000 untuk tiket masuk anak dan Rp 20.000 untuk tiket masuk dewasa atau Rp 50.000 untuk wisatawan internasional.

Jika Anda berminat untuk mengambil gambar di area museum, Anda wajib lapor dan membayar biaya Rp 20.000 untuk kamera saku ataupun kamera DSLR dan Rp 10.000 jika Anda mengambil menggunakan kamera handphone. Museum ini buka dari Hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dan libur pada hari Minggu atau hari libur nasional.

Share