5 Oleh-Oleh Favorit Khas Jogja

Yogyakarta memang tidak pernah kehilangan cara untuk membuat wisatawan rindu dan ingin lekas kembali. Kesederhanaan yang tampak dari gaya hidup masyarakat Yogyakarta menuai kesan hangat dalam hati dan tak jarang akhirnya wisatawan yang sekadar berkunjung memilih untuk menjadikan Yogyakarta sebagai ruang menetap. Inilah yang menjadi keunggulan Yogyakarta, tanpa harus menyuguhkan kemewahan megapolitan, ia berhasil membuat banyak orang menautkan hati. Sedang berada di Yogyakarta dan hendak kembali ke tempat asal? Kalau begitu, setidaknya bawa 5 oleh-oleh favorit khas Jogja berikut yang dikenal tepat sebagai buah tangan sekaligus kenang-kenangan akan Kota Gudeg.

1. Baju Batik khas Yogyakarta

Pasar Beringharjo Surga Batik Murah

Pasar Beringharjo Surga Batik Murah – Sumber: tabloidnova.com

Batik memang kebudayaan khas dari Indonesia. Memang bukan hanya Yogyakarta saja yang memiliki batik dengan corak khusus, akan tetapi membawa buah tangan kain dan baju batik khas Yogyakarta bisa jadi pilihan. Anda pun bisa menyesuaikan dengan budget yang dimiliki. Batik murah bisa Anda dapatkan di Pasar Beringharjo atau di Mirota Batik yang terletak tepat di seberang pasar. Atau ketika budget Anda ada lebih, mungkin batik terkenal seperti Danarhadi bisa jadi alternatif dari 5 oleh-oleh favorit khas Jogja yang wajib Anda bawa pulang.

2. Kerajinan Perak Kota Gede

Kerajinan Perak Kota Gede

Kerajinan Perak Kota Gede – Sumber: exploringnation.com

Suka perhiasan? Yogyakarta punya alternatif oleh-oleh yang unik: kerajinan perak. Di wilayah Kota Gede, Yogyakarta, inilah Anda bisa menemukan sentra kerajinan perak mulai dari yang kecil hingga toko bertaraf internasional yang tak jarang menerima tamu wisatawan luar negeri. Berbagai macam bentuk dari kerajinan perak di sini antara lain kalung, gelang, cincin, topeng, hingga replika kendaraan khas Yogyakarta: andong. Ingin custom kerajinan perak? Bisa! Tinggal bawa rancangan dan diskusikan lebih lanjut dengan para pengrajin yang pasti ada di setiap toko.

3. Gerabah Cantik dari Kasongan

Gerabah Produksi Kasongan

Gerabah Produksi Kasongan – Sumber: pesonakotajogja.com

Salah satu daerah yang juga menjadi desa wisata di Yogyakarta adalah Kasongan. Wilayah ini terkenal sebagai sentra gerabah dan sebagian besar penduduk di desa Kasongan ini berprofesi sebagai pengrajin gerabah. Berbagai bentuk dan ukuran gerabah cantik ini bisa Anda temukan. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga jutaan rupiah. Karena harganya ada yang tergolong sangat murah, gerabah cantik produksi desa Kasongan ini bisa jadi alternatif dari 5 oleh-oleh favorit khas Jogja yang sebaiknya Anda bawa pulang.

4. Kaos ‘Matamu’ punya DAGADU

Salah Satu Sudut Outlet DAGADU - Sumber: jogja.tribunnews.com

Salah Satu Sudut Outlet DAGADU – Sumber: jogja.tribunnews.com

Kalau Bali punya Joger, Yogyakarta punya DAGADU. Inilah merek khas Yogyakarta dan banyak yang bilang belum sah ke Yogyakarta kalau belum beli produk DAGADU. Di sini Anda bisa berbelanja barang harian seperti kaos oblong, kaos kerah, berbagai macam souvenir, dan lain-lain. Yang menjadi keunikan adalah tatanan toko yang memanfaatkan barang-barang yang dekat dengan kehidupan kita menjadi sebuah pemanis ruangan yang cantik.

5. Cokelat Lokal Kualitas Internasional: Monggo

Coklat Monggo

Coklat Monggo – Sumber: katalogkuliner.com

Meski berbagai makanan khas Yogyakarta seperti yangko, gethuk, dan geplak memang masuk dalam daftar 5 oleh-oleh favorit khas Jogja, bukan berarti selama ini tidak ada perkembangan khususnya di bidang boga yang patut menjadi pilihan Anda sebagai buah tangan sekembalinya dari Kota Pelajar ini. Perkenalkan cokelat lokal dengan cita rasa internasional, Monggo. Cokelat satu ini dikenal sebagai cokelat lokal paling lezat karena perpaduan bahan utama cokelat dengan berbagai rasa, mulai dari buah hingga rempah-rempah! Keunikannya menjadikan Cokelat Monggo sebagai salah satu dari 5 oleh-oleh favorit khas Jogja yang kami rekomendasikan. Itu dia 5 oleh-oleh favorit khas Jogja yang sebaiknya dibawa pada saat kembali ke tempat asal. Nah, kalau sudah membawa buah tangan yang khas, bukankah ini sama saja dengan berbagi kebahagiaan dan kehangatan khas Yogyakarta?

Share